jasa iklan produk desa

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pasca Banjir Petani Di Lamasi Timur Gagal Panen Merugi 4 M

By On May 25, 2020

KAREBADESA.ID - Luwu, Menjelang Idhul Fitri 1441 H,  Belum sebulan pasca bencana banjir pertama dibulan April kembali lagi bencana Banjir pada Jum'at 22 Mei 2020 melanda 5 Desa di Kecamatan Lamasi Timur yakni Desa Pompengan Tengah,  Pompengan Pantai, Pompengan Utara,  Pompengan,  Bulolondong,  dan Desa To'Lemo. 

Dampak bencana banjir ditengah wabah Covid-19 paling dirasakan oleh petani yang ada di 5 desa yakni Desa To'Lemo, Desa Pompengan Tengah, Desa Bulolondong, Desa Pompengan Utara,  Pompengan. Hal ini terkait kondisi tanam padi yang siap panen di desa diperkirakan akan gagal panen. 

Kepala Desa To'lemo menuturkan bahwa "tanaman padi yang siap panen diperkirakan akan banyak mengalami gagal panen pasca banjir kali kedua ini."

"Pasca banjir Jumat, 22 Mei 2020 diperkirakan 150 Ha akan Gagal Panen dimana sebelumnya sekitar 24 Ha yang sudah gagal panen pasca banjir pertama pada bulan April lalu, diperkirakan petani mengalami kerugian materil sekitar Rp. 4.350.000.000, dgn perhitungan sederhana 154 Ha x Rp. 25 juta/Ha.belum lagi kerugian lainnya. Petani Tak Putus Pengharapan dan Selalu Berdo'a semoga Tuhan memberikan Jaminan untuk Panen Hari Esok Lebih Baik. Dan kami berharap semoga ada perhatian khusus Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian, Pemerintah Provinsi,  maupun Pemerintah Daerah agar memberikan perhatian khusus kepada warga kami" Tambah Udding, SE selaku Kepala Desa To'Lemo.

Pemdes To'Pongo Melakukan Penyemprotan Disenfektan Serentak diseluruh Wilayah Desa

By On March 29, 2020


KAREBADESA. ID - Luwu,  Pemerintah Desa To'Pongo Kecamatan Lamasi dalam rangka  menindaklanjuti Edaran Kementrian Desa  PDTT dan Edaran Bupati Luwu terkait pencegahan penyebaran Covid-19,  segera membentuk Tim Relawan Covid 19 Pemerintah Desa To'Pongo yang bermitra langsung bersama Tim Puskesmas,  Camat,  Pendamping Desa,  Babinsa, dan Babinkamtibmas.


Sebagai bentuk keseriusan tidak tanggung-tanggung sebagai langkah awal Pemerintah Desa mengalokasikan dana kepada Tim Relawan untuk pengadaan bahan disenfektan dan segera melakukan Penyemprotan Disenfektan secara serentak dirumah warga dan rumah ibadah yang ada di Desa To'Pongo. 


"Wabah Covid 19 ini adalah bencana serius yang perlu penanganan secara serius oleh kita semua dan bukan hanya menjadi beban pemerintah desa tetapi sudah menjadi tanggungjawab kita bersama menghalau wabah ini agar tidak masuk ke dalam desa kita khususnya Desa To'Pongo. Itulah sebabnya kami dari Pemerintah Desa setelah membentuk Tim Relawan langsung menyegerakan penyemprotan secara serentak diseluruh rumah warga dan Alhamdulillah warga desa sangat antusias untuk ikut berpartisipatif secara aktif terlibat melakukan penyemprotan" Ungkap Arsan Akke selaku Kades To'Pongo


Dalam kegiatan penyemprotan secara serentak ini dari pantauan Tim karebadesa.id terlihat warga khususnya pemuda desa To'Pongo yang melakukan penyemprotan dirumah warga dan rumah ibadah, bahkan terlihat juga ibu-ibu yang justru lebih antusias menyediakan disektan. 


"Kegiatan seperti sudah menjadi kewajiban dan tanggungjawab kita semua terutama generasi muda untuk lebih proaktif sebagai garda terdepan mengingat wabah Covid-19 ini sudah menjadi bencana nasional yang mengancam kehidupan kita,  upaya maksimal kita lakukan dengan perlengkapan dan persediaan yang ada walaupun kita paham secara standar masih perlu perlengkapan khusus namun sepanjang masih ada yang bisa dilakukan ayo kita kerjakan daripada berdiam diri selagi masih bisa dicegah, dan kita upayakan terus melakukan sosialisasi pencegahan Covid 19 secara kontinyu kepada masyarakat desa" Ungkap salah satu Tokoh Pemuda yang enggan disebutkan namanya.  (Ovil) 

BANK DATA DESA Untuk Siapa...???

By On February 06, 2020

BANK biasanya diidentikkan dengan Uang, Penyimpanan, Peminjaman, Utang,  Ekonomi,  dan Sumber Yang Bernilai dengan nominal Namun kali ini konsep itu berbeda yang akan dikembangkan di desa BANK tidak hanya diidentikkan dengan pemahaman masyarakat tentang kaitan dengan Uang tapi kita membangun BANK DATA DESA yang tidak hanya berbicara tentang Uang tapi kita lebih secara luas yaitu KESEJAHTERAAN.

Sederhananya begini Kita selalu menuntut sebuah Keadilan contoh misalnya Ada bantuan dari Isntansi/SKPD tertentu yang ditujukan untuk kelompok masyarakat kreatif di desa sebanyak 5 kelompok untuk 5 desa namun karena data tidak valid sehingga Instansi/SKPD tersebut hanya membagikan bantuan tersebut hanya kepada 3 desa. Maka muncul beberapa kecurigaan dan pertanyaan dari masyarakat. Tidak perlu saya sebutkan satu persatu pembaca pasti sudah tahu...

Nahh positifnya kemungkinan bahwa semua desa punya kelompok kreatif tersebut tapi karena desa tidak memiliki sumber data sehingga kadangkala biasa di desa tercipta Kelompok Sim Salabim sekedar untuk mendapatkan bantuan.

Nahh kemudian kita sering melihat dan mendengar keluhan kelompok2 masyarakat tertentu terkait pembangunan di desa yang seringkali pemerintah desa abaikan sehingga memunculkan polemik dan permasalahan baru yang bisa memicu munculnya figure tandingan sang kepala desa. Sejak bergulirnya dana desa dari 2015-2019 beberapa perhelatan pesta demokrasi di desa memberikan beberapa kejutan menarik salah satunya semakin meningkatnya jumlah petahana Kepala Desa yang ditumbangkan oleh pendatang baru padahal seharusnya dengan Adanya Dana Desa yang notabenenya Kepala Desa sebagai Kuasa Pengguna Anggaran harusnya mampu mempertahankan singgasana kekuasaan di desa Lalu apa yang perlu dilakukan untuk perbaikan kali ini bagi Kepala Desa yang memimpin kami menawarkan Konsep BANK DATA DESA yang notabenenya bukan semata bertujuan untuk mempertahankan KEKUASAAN tapi lebih kepada menciptakan KEADILAN dan KESEJAHTERAAN Bagi Seluruh Rakyat Di Desa.

Apa BANK DATA DESA itu..???
Bank Data Desa ini sebenarnya beberapa desa sudah melakukan namun beberapa titik lemahnya belum ditambal oleh mereka yang memimpin sehingga seringkali hanya sesaat. Nah Bank Data Desa yang kita tawarkan akan menghadirkan apa yang menjadi amanah Undang-Undang.

BANK DATA DESA bagi masyarakat memudahkan kita mengetahui dan menghadirkan perubahan di Desa sehingga Bagi Kepala Desa yang memimpin tanpa harus memikirkan Posisi dan Jabatannya dengan sendirinya Tuhan dan Masyarakat Desa akan mempertahankan hingga 3 Periode bahkan lebih dari yang diharapkan...

Apakah sudah ada Desa yang menerapkan...???
Di Indonesia mungkin ada bisa jadi kita akan menyebut Desa Ponggo tapi menurut hemat saya masih ada yang perlu dibenahi namun sepertinya belum dilakukan oleh Desa tersebut.
Tapi bicara Kabupaten Luwu khususnya itu sebenarnya ada namun belum maksimal dan kita akan lihat sejauh mana keberanian Sang Kepala Desa menerapkan kebijakan itu yang Notabenenya Kita Semua paham bahwa KEPALA DESA adalah Jabatan Politik yang hadir dari Pilihan Rakyat Desa yang menginginkan KEADILAN dan KESEJAHTERAAN BAGI SELURUH RAKYAT DESA.

😁😁😁🙏🙏🙏
Lain Kali Kita Lanjutkan Tulisannya
Mari Kita Sarapan Duluuu...
Biar Bisa Tidur Nyenyak Malam ini...
Jangan Lupa "Malam_Jum'at" jangan begadang
😂😂😂😎😎😎😎

Tim Penggerak PKK Desa To'Lemo Berbenah

By On February 02, 2020

KAREBADESA.ID - Lamasi Timur, Perkembangan Era Digital semakin cepat sehingga Pembangunan didesa terkadang hanya dilihat dari pembangunan fisik baik itu jembatan, jalan, drainase dan bentuk bangunan fisik lainnya, tanpa memperhatikan dari aspek peningkatan sumberdaya manusia melalui pemberdayaan, khususnya bagi kaum perempuan dan ibu-ibu rumah tangga, yang pada dasarnya mereka sangat berperan andil dalam membantu kaum bapak dalam berbagai hal. Oleh karena itu melalui PKK Desa To'Lemo, kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga ingin mengaktualisasikan diri menata pekarangan rumah untuk dimanfaatkan dengan berbagai tanaman hias dan tanaman sayur-sayuran. 

Seperti yang diutarakan Ketua PKK Desa To'Lemo Ibu Andi Arni bahwa melalui program dasa wisma, sesuai anjuran dari PKK Kabupaten Luwu, Tim penggerak PKK Desa To'Lemo mulai berbenah dimana pada tahun sebelumnya dasa wisma hanya berjumlah 5 dasa wisma, sekarang ditahun ini ditambah menjadi 12 dasa wisma, dimana setiap 1 (satu) dasa wisma terdiri dari 20 rumah, dan diharapkan masing-masing rumah menata dan memanfaatkan halaman rumah agar bersih, asri, indah, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa ibu rumah tannga, sala satunya Ibu Sarah di dusun Belimbing.

Berdasarkan pantauan Tim PKK Desa To'Lemo Dari 12 dasa wisma yang ada, sudah 4 dasa wisma yang sementara dalam proses penataan yang lain masih proses persiapan (8 dasawisma). diharapkan semua bisa rampung sebelum kunjungan tim penggerak PKK dari kecamatan pada tanggal 5 Februari mendatang untuk melihat persiapan desa dalam rangka mengikuti Lomba Desa Sehat. Tambah Ketua PKK Desa To'Lemo

Lomba Desa Sehat akan dilakukan penilaian oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu padà tanggal 10 Februari 2020. Kita berharap dengan aktifnya kembali PKK berkegiatan seperti ini Pemerintah Desa To'Lemo sangat merespon positif dan sebisa mungkin ini berjalan secara kontinyu sehingga bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi secara sehat di Desa.  Ungkap Kepala Desa To'Lemo.

Kedepan kita akan buat konsep Pasar Sehat Desa dimana warga masyarakat dari dalam desa maupun dari luar desa To'Lemo membeli sayur sehat langsung dari kebun warga. Salah satu contoh di Dusun To'lemo ada salah seorang kepala rumah tangga yakni Bapak Yunus Patangun, melakukan budidaya tanaman sayur jenis sawi bahkan telah memenuhi berbagai permintaan sayur, baik lokal Desa To'lemo maupun luar desa. semoga bisa menjadi contoh kedepan. Tambah Bpk. Udding, SE. selaku Kepala Desa To'Lemo.

Persatuan Putra Putri To'Pongo Kembali Sukses Melaksanakan Perayaan Natal 2019

By On December 15, 2019

Dok:Tim IT Persatuan Putra Putri To'Pongo 14.12.2019
KAREBADESA. ID - Lamasi,  Persatuan Putra Putri To'Pongo (PEPATONG)  kembali sukses melaksanakan Perayaan Natal Tahun 2019. pada Sabtu, 14 Desember 2019 setelah sebelumnya sukses melaksanakan beberapa kegiatan keagamaan seperti penyambutan Tahun Baru Islam,  Maulid Nabi Muhammad SAW dan beberapa kegiatan lainnya yang merupakan Sebagai salah satu program kerja Bidang Keagamaan. 


Pelaksanaan Natal yang pertama kali dilaksanakan pasca berdirinya Organisasi Kepemudaan Di Desa To'Pongo dihadiri oleh Bpk Pdt. Yusak Sangpalik,M.Th. juga hadir Camat Lamasi Bpk. Kasnar,SE.,M.Si. Kades To'Pongo Arsan Akke, Ketum DPP PEPATONG Sdr. Sarifuddin Saharuddin Mande, S.Kom yang akrab disapa Arhyf Mande, dan juga hadir beberapa Tokoh Agama,  Tokoh Masyarakat,  Pemuda,  Tokoh Perempuan dan Masyarakat Desa To'Pongo. 


"Tema kita Jadilah Sahabat Bagi Semua Orang,  untuk hidup rukun dan damai kita harus menjadikan diri kita sebagai sahabat bagi orang lain dan menjadikan orang lain sebagai sahabat kita agar terus terjaga kebersamaan disekeliling kita" Ungkap Bpk.  Pdt.Yusak Sangpalik, M.Th.

"Bulan lalu saya menghadiri juga ubdangan dari Persatuan Putra Putri To'Pongo pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan kini diberi kesempatan untuk hadir pada Perayaan Natal Tahun 2019, Hal seperti ini sangat jarang kita jumpai di wilayah Luwu dan hal ini perlu kita apresiasi kepada pengurus PEPATONG sehingga bisa terlaksana kegiatan seperti ini dan Kita berharap kebersamaan seperti ini harus kita tetap jaga walau kita berbeda agama dan suku tapi tidak menjadi penghalang silaturrahim diantara kita sesama anak bangsa sehingga akan selalu tercipta rasa damai dan tentram. Kita berharap ditahun akan datang akan jauh lebih meriah baik itu kegiatan keagamaan yang lainnya" ungkap Pak Camat Lamasi Kasnar, SE., M.Si. 

Pada sambutannya Kepala Desa To'Pongo Arsan Akke menyampaikan ucapan terima kasihnya sehingga momen seperti ini bisa terlaksana yang sudah beberapa tahun vakum. Beliau juga menambahkan "Pada Periode selama pemerintahan saya yang baru ini saya akan membentuk satu wadah lembaga khusus diduduki oleh Tokoh Agama sehingga  berfungsi untuk memberikan pembinaan dan mengontrol pelaksanaan kegiatan keagamaan mengingat generasi kita semakin krisis mental pengetahuan keagamaan". Ungkap beliau

"Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari proker bidang keagamaan dan masih banyak hal masih perlu kita benahi dalam kegiatan seperti ini dan itu perlu dukungan dari semua masyarakat desa To'Pongo. Dalam kesempatan ini perlu kami sampaikan agar masyarakat dapat menghimbau kepada anak muda dan remajanya agar bergabung bersama kita di Persatuan Putra Putri To'Pongo dan kita juga di tahun 2020 kita ada program pendidikan non formal "Sekolah Milenial Desa 5.0" dimana didalamnya ada Sekolah Agama,  Seni,  Budaya,  Olahraga,  IT,  Kesehatan,  dan Lingkungan." Ungkap Ketua Umum DPP Persatuan Putra Putri To'Pongo yang akrab dengan Arhyf Mande. 

Pada perayaan natal tahun 2019 ini sangat didukung penuh masyarakat desa To'Pongo dan Pemerintah Desa To'Pongo sehingga dapat berjalan maksimal. 

Editor : Kandachonk